The City · 20 ayat · Juz 30 · Meccan
لَآ أُقْسِمُ بِهَٰذَا ٱلْبَلَدِ
Laa uqsimu bihaadzal-balad
Aku benar-benar bersumpah dengan kota ini (Mekah),
وَأَنتَ حِلٌّۢ بِهَٰذَا ٱلْبَلَدِ
Wa anta hillum bihaadzal-balad
dan kamu (Muhammad) bertempat di kota Mekah ini,
وَوَالِدٍۢ وَمَا وَلَدَ
Wawaalidin wamaa walad
dan demi bapak dan anaknya.
لَقَدْ خَلَقْنَا ٱلْإِنسَٰنَ فِى كَبَدٍ
Laqad khalaqnal-insaana fii kabad
Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah.
أَيَحْسَبُ أَن لَّن يَقْدِرَ عَلَيْهِ أَحَدٌۭ
Ayahsabu al lan yaqdira 'alaihi ahad
Apakah manusia itu menyangka bahwa sekali-kali tiada seorangpun yang berkuasa atasnya?
يَقُولُ أَهْلَكْتُ مَالًۭا لُّبَدًا
Yaquulu ahlaktu maalal lubadaa
Dan mengatakan: "Aku telah menghabiskan harta yang banyak".
أَيَحْسَبُ أَن لَّمْ يَرَهُۥٓ أَحَدٌ
Ayahsabu al lam yarahuu ahad
Apakah dia menyangka bahwa tiada seorangpun yang melihatnya?
أَلَمْ نَجْعَل لَّهُۥ عَيْنَيْنِ
Alam naj'al lahuu 'ainain
Bukankah Kami telah memberikan kepadanya dua buah mata,
وَلِسَانًۭا وَشَفَتَيْنِ
Walisaanan wasyafatain
lidah dan dua buah bibir.
وَهَدَيْنَٰهُ ٱلنَّجْدَيْنِ
Wahadainaahun-najdain
Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan,
فَلَا ٱقْتَحَمَ ٱلْعَقَبَةَ
Falaqtahamal-'aqabah
Tetapi dia tiada menempuh jalan yang mendaki lagi sukar.
وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا ٱلْعَقَبَةُ
Wamaa adraaka mal-'aqabah
Tahukah kamu apakah jalan yang mendaki lagi sukar itu?
فَكُّ رَقَبَةٍ
Fakku raqabah
(yaitu) melepaskan budak dari perbudakan,
أَوْ إِطْعَٰمٌۭ فِى يَوْمٍۢ ذِى مَسْغَبَةٍۢ
Au ith'aamun fii yaumin dzii masghabah
atau memberi makan pada hari kelaparan,
يَتِيمًۭا ذَا مَقْرَبَةٍ
Yatiiman dzaa maqrabah
(kepada) anak yatim yang ada hubungan kerabat,
أَوْ مِسْكِينًۭا ذَا مَتْرَبَةٍۢ
Au miskiinan dzaa matrabah
atau kepada orang miskin yang sangat fakir.
ثُمَّ كَانَ مِنَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَتَوَاصَوْا۟ بِٱلصَّبْرِ وَتَوَاصَوْا۟ بِٱلْمَرْحَمَةِ
Tsumma kaana minalladziina aamanuu watawaashau bish-shabri watawaashau bil-marhamah
Dan dia (tidak pula) termasuk orang-orang yang beriman dan saling berpesan untuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih sayang.
أُو۟لَٰٓئِكَ أَصْحَٰبُ ٱلْمَيْمَنَةِ
Ulaa'ika ashhaabul-maimanah
Mereka (orang-orang yang beriman dan saling berpesan itu) adalah golongan kanan.
وَٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ بِـَٔايَٰتِنَا هُمْ أَصْحَٰبُ ٱلْمَشْـَٔمَةِ
Walladziina kafaruu bi aayaatinaa hum ashhaabul-masy'amah
Dan orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, mereka itu adalah golongan kiri.
عَلَيْهِمْ نَارٌۭ مُّؤْصَدَةٌۢ
'alaihim naarum mu'shadah
Mereka berada dalam neraka yang ditutup rapat.