The Cleaving · 19 ayat · Juz 30 · Meccan
إِذَا ٱلسَّمَآءُ ٱنفَطَرَتْ
Idzas-samaa'unfatharat
Apabila langit terbelah,
وَإِذَا ٱلْكَوَاكِبُ ٱنتَثَرَتْ
Wa idzal-kawaakibuntatsarat
dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan,
وَإِذَا ٱلْبِحَارُ فُجِّرَتْ
Wa idzal-bihaaru fujjirat
dan apabila lautan menjadikan meluap,
وَإِذَا ٱلْقُبُورُ بُعْثِرَتْ
Wa idzal-qubuuru bu'tsirat
dan apabila kuburan-kuburan dibongkar,
عَلِمَتْ نَفْسٌۭ مَّا قَدَّمَتْ وَأَخَّرَتْ
'alimat nafsum maa qaddamat wa akhkharat
maka tiap-tiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakan dan yang dilalaikannya.
يَٰٓأَيُّهَا ٱلْإِنسَٰنُ مَا غَرَّكَ بِرَبِّكَ ٱلْكَرِيمِ
Yaa ayyuhal-insaanu maa gharraka birabbikal-kariim
Hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah.
ٱلَّذِى خَلَقَكَ فَسَوَّىٰكَ فَعَدَلَكَ
Alladzii khalaqaka fasawwaaka fa'adalak
Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang,
فِىٓ أَىِّ صُورَةٍۢ مَّا شَآءَ رَكَّبَكَ
Fii ayyi shuuratim maa syaa'a rakkabak
dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuhmu.
كَلَّا بَلْ تُكَذِّبُونَ بِٱلدِّينِ
Kallaa bal tukadzdzibuuna bid-diin
Bukan hanya durhaka saja, bahkan kamu mendustakan hari pembalasan.
وَإِنَّ عَلَيْكُمْ لَحَٰفِظِينَ
Wa inna 'alaikum lahaafizhiin
Padahal sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu),
كِرَامًۭا كَٰتِبِينَ
Kiraaman kaatibiin
yang mulia (di sisi Allah) dan mencatat (pekerjaan-pekerjaanmu itu),
يَعْلَمُونَ مَا تَفْعَلُونَ
Ya'lamuuna maa taf'aluun
mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan.
إِنَّ ٱلْأَبْرَارَ لَفِى نَعِيمٍۢ
Innal-abraara lafii na'iim
Sesungguhnya orang-orang yang banyak berbakti benar-benar berada dalam surga yang penuh kenikmatan,
وَإِنَّ ٱلْفُجَّارَ لَفِى جَحِيمٍۢ
Wa innal-fujjaara lafii jahiim
dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar berada dalam neraka.
يَصْلَوْنَهَا يَوْمَ ٱلدِّينِ
Yashlaunahaa yaumad-diin
Mereka masuk ke dalamnya pada hari pembalasan.
وَمَا هُمْ عَنْهَا بِغَآئِبِينَ
Wamaa hum 'anhaa bighaa'ibiin
Dan mereka sekali-kali tidak dapat keluar dari neraka itu.
وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا يَوْمُ ٱلدِّينِ
Wamaa adraaka maa yaumud-diin
Tahukah kamu apakah hari pembalasan itu?
ثُمَّ مَآ أَدْرَىٰكَ مَا يَوْمُ ٱلدِّينِ
Tsumma maa adraaka maa yaumud-diin
Sekali lagi, tahukah kamu apakah hari pembalasan itu?
يَوْمَ لَا تَمْلِكُ نَفْسٌۭ لِّنَفْسٍۢ شَيْـًۭٔا ۖ وَٱلْأَمْرُ يَوْمَئِذٍۢ لِّلَّهِ
Yauma laa tamliku nafsul linafsin syai'an wal-amru yauma'idzil lillaah
(Yaitu) hari (ketika) seseorang tidak berdaya sedikitpun untuk menolong orang lain. Dan segala urusan pada hari itu dalam kekuasaan Allah.