He frowned · 42 ayat · Juz 30 · Meccan
عَبَسَ وَتَوَلَّىٰٓ
'abasa watawallaa
Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling,
أَن جَآءَهُ ٱلْأَعْمَىٰ
An jaa'ahul-a'maa
karena telah datang seorang buta kepadanya.
وَمَا يُدْرِيكَ لَعَلَّهُۥ يَزَّكَّىٰٓ
Wamaa yudriika la'allahuu yazzakkaa
Tahukah kamu barangkali ia ingin membersihkan dirinya (dari dosa),
أَوْ يَذَّكَّرُ فَتَنفَعَهُ ٱلذِّكْرَىٰٓ
Au yadzdzakkaru fatanfa'ahudz-dzikraa
atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran, lalu pengajaran itu memberi manfaat kepadanya?
أَمَّا مَنِ ٱسْتَغْنَىٰ
Ammaa manistaghnaa
Adapun orang yang merasa dirinya serba cukup,
فَأَنتَ لَهُۥ تَصَدَّىٰ
Fa anta lahuu tashaddaa
maka kamu melayaninya.
وَمَا عَلَيْكَ أَلَّا يَزَّكَّىٰ
Wamaa 'alaika allaa yazzakkaa
Padahal tidak ada (celaan) atasmu kalau dia tidak membersihkan diri (beriman).
وَأَمَّا مَن جَآءَكَ يَسْعَىٰ
Wa ammaa man jaa'aka yas'aa
Dan adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran),
وَهُوَ يَخْشَىٰ
Wahuwa yakhsyaa
sedang ia takut kepada (Allah),
فَأَنتَ عَنْهُ تَلَهَّىٰ
Fa anta 'anhu talahhaa
maka kamu mengabaikannya.
كَلَّآ إِنَّهَا تَذْكِرَةٌۭ
Kallaa innahaa tadzkirah
Sekali-kali jangan (demikian)! Sesungguhnya ajaran-ajaran Tuhan itu adalah suatu peringatan,
فَمَن شَآءَ ذَكَرَهُۥ
Faman syaa'a dzakarahuu
maka barangsiapa yang menghendaki, tentulah ia memperhatikannya,
فِى صُحُفٍۢ مُّكَرَّمَةٍۢ
Fii shuhufim mukarramah
di dalam kitab-kitab yang dimuliakan,
مَّرْفُوعَةٍۢ مُّطَهَّرَةٍۭ
Marfuu'atim muthahharah
yang ditinggikan lagi disucikan,
بِأَيْدِى سَفَرَةٍۢ
Bi aidii safarah
di tangan para penulis (malaikat),
كِرَامٍۭ بَرَرَةٍۢ
Kiraamim bararah
yang mulia lagi berbakti.
قُتِلَ ٱلْإِنسَٰنُ مَآ أَكْفَرَهُۥ
Qutilal-insaanu maa akfarahuu
Binasalah manusia; alangkah amat sangat kekafirannya?
مِنْ أَىِّ شَىْءٍ خَلَقَهُۥ
Min ayyi syai'in khalaqahuu
Dari apakah Allah menciptakannya?
مِن نُّطْفَةٍ خَلَقَهُۥ فَقَدَّرَهُۥ
Min nuthfatin khalaqahuu faqaddarahuu
Dari setetes mani, Allah menciptakannya lalu menentukannya.
ثُمَّ ٱلسَّبِيلَ يَسَّرَهُۥ
Tsummas-sabiila yassarahuu
Kemudian Dia memudahkan jalannya.
ثُمَّ أَمَاتَهُۥ فَأَقْبَرَهُۥ
Tsumma amaatahuu fa aqbarahuu
kemudian Dia mematikannya dan memasukkannya ke dalam kubur,
ثُمَّ إِذَا شَآءَ أَنشَرَهُۥ
Tsumma idzaa syaa'a ansyarahuu
kemudian bila Dia menghendaki, Dia membangkitkannya kembali.
كَلَّا لَمَّا يَقْضِ مَآ أَمَرَهُۥ
Kallaa lammaa yaqdhi maa amarahuu
Sekali-kali jangan; manusia itu belum melaksanakan apa yang diperintahkan Allah kepadanya,
فَلْيَنظُرِ ٱلْإِنسَٰنُ إِلَىٰ طَعَامِهِۦٓ
Falyanzhuril-insaanu ilaa tha'aamihii
maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya.
أَنَّا صَبَبْنَا ٱلْمَآءَ صَبًّۭا
Annaa shababnal-maa'a shabbaa
Sesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit),
ثُمَّ شَقَقْنَا ٱلْأَرْضَ شَقًّۭا
Tsumma syaqaqnal-ardha syaqqaa
kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya,
فَأَنۢبَتْنَا فِيهَا حَبًّۭا
Fa ambatnaa fiihaa habbaa
lalu Kami tumbuhkan biji-bijian di bumi itu,
وَعِنَبًۭا وَقَضْبًۭا
Wa'inaban waqadhbaa
anggur dan sayur-sayuran,
وَزَيْتُونًۭا وَنَخْلًۭا
Wazaituunan wanakhlaa
zaitun dan kurma,
وَحَدَآئِقَ غُلْبًۭا
Wahadaa'iqa ghulbaa
kebun-kebun (yang) lebat,
وَفَٰكِهَةًۭ وَأَبًّۭا
Wafaakihatan wa abbaa
dan buah-buahan serta rumput-rumputan,
مَّتَٰعًۭا لَّكُمْ وَلِأَنْعَٰمِكُمْ
Mataa'al lakum wali'an'aamikum
untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu.
فَإِذَا جَآءَتِ ٱلصَّآخَّةُ
Fa idzaa jaa'atish-shaakhkhah
Dan apabila datang suara yang memekakkan (tiupan sangkakala yang kedua),
يَوْمَ يَفِرُّ ٱلْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِ
Yauma yafirrul-mar'u min akhiih
pada hari ketika manusia lari dari saudaranya,
وَأُمِّهِۦ وَأَبِيهِ
Wa ummihii wa abiih
dari ibu dan bapaknya,
وَصَٰحِبَتِهِۦ وَبَنِيهِ
Washaahibatihii wabaniih
dari istri dan anak-anaknya.
لِكُلِّ ٱمْرِئٍۢ مِّنْهُمْ يَوْمَئِذٍۢ شَأْنٌۭ يُغْنِيهِ
Likullimri'im minhum yauma'idzin sya'nun yughniih
Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya.
وُجُوهٌۭ يَوْمَئِذٍۢ مُّسْفِرَةٌۭ
Wujuuhun yauma'idzim musfirah
Banyak muka pada hari itu berseri-seri,
ضَاحِكَةٌۭ مُّسْتَبْشِرَةٌۭ
Dhaahikatum mustabsyirah
tertawa dan bergembira ria,
وَوُجُوهٌۭ يَوْمَئِذٍ عَلَيْهَا غَبَرَةٌۭ
Wawujuuhun yauma'idzin 'alaihaa ghabarah
dan banyak (pula) muka pada hari itu tertutup debu,
تَرْهَقُهَا قَتَرَةٌ
Tarhaquhaa qatarah
dan ditutup lagi oleh kegelapan.
أُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْكَفَرَةُ ٱلْفَجَرَةُ
Ulaa'ika humul-kafaratul-fajarah
Mereka itulah orang-orang kafir lagi durhaka.