Noah · 28 ayat · Juz 29 · Meccan
إِنَّآ أَرْسَلْنَا نُوحًا إِلَىٰ قَوْمِهِۦٓ أَنْ أَنذِرْ قَوْمَكَ مِن قَبْلِ أَن يَأْتِيَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌۭ
Innaa arsalnaa nuuhan ilaa qaumihii an andzir qaumaka min qabli an ya'tiyahum 'adzaabun aliim
Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya (dengan memerintahkan): "Berilah kaummu peringatan sebelum datang kepadanya azab yang pedih",
قَالَ يَٰقَوْمِ إِنِّى لَكُمْ نَذِيرٌۭ مُّبِينٌ
Qaala yaaqaumi innii lakum nadziirum mubiin
Nuh berkata: "Hai kaumku, sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang menjelaskan kepada kamu,
أَنِ ٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ وَٱتَّقُوهُ وَأَطِيعُونِ
Ani'budullaaha wattaquuhu wa athii'uun
(yaitu) sembahlah olehmu Allah, bertakwalah kepada-Nya dan taatlah kepadaku,
يَغْفِرْ لَكُم مِّن ذُنُوبِكُمْ وَيُؤَخِّرْكُمْ إِلَىٰٓ أَجَلٍۢ مُّسَمًّى ۚ إِنَّ أَجَلَ ٱللَّهِ إِذَا جَآءَ لَا يُؤَخَّرُ ۖ لَوْ كُنتُمْ تَعْلَمُونَ
Yaghfir lakum min dzunuubikum wayu'akhkhirkum ilaa ajalim musamman inna ajalallaahi idzaa jaa'a laa yu'akhkharu lau kuntum ta'lamuun
niscaya Allah akan mengampuni sebagian dosa-dosamu dan menangguhkan kamu sampai kepada waktu yang ditentukan. Sesungguhnya ketetapan Allah apabila telah datang tidak dapat ditangguhkan, kalau kamu mengetahui".
قَالَ رَبِّ إِنِّى دَعَوْتُ قَوْمِى لَيْلًۭا وَنَهَارًۭا
Qaala rabbi innii da'autu qaumii lailan wanahaaraa
Nuh berkata: "Ya Tuhanku sesungguhnya aku telah menyeru kaumku malam dan siang,
فَلَمْ يَزِدْهُمْ دُعَآءِىٓ إِلَّا فِرَارًۭا
Falam yazidhum du'aa'ii illaa firaaraa
maka seruanku itu hanyalah menambah mereka lari (dari kebenaran).
وَإِنِّى كُلَّمَا دَعَوْتُهُمْ لِتَغْفِرَ لَهُمْ جَعَلُوٓا۟ أَصَٰبِعَهُمْ فِىٓ ءَاذَانِهِمْ وَٱسْتَغْشَوْا۟ ثِيَابَهُمْ وَأَصَرُّوا۟ وَٱسْتَكْبَرُوا۟ ٱسْتِكْبَارًۭا
Wa innii kullamaa da'autuhum litaghfira lahum ja'aluu ashaabi'ahum fii aadzaanihim wastaghsyau tsiyaabahum wa asharruu wastakbarustikbaaraa
Dan sesungguhnya setiap kali aku menyeru mereka (kepada iman) agar Engkau mengampuni mereka, mereka memasukkan anak jari mereka ke dalam telinganya dan menutupkan bajunya (kemukanya) dan mereka tetap (mengingkari) dan menyombongkan diri dengan sangat.
ثُمَّ إِنِّى دَعَوْتُهُمْ جِهَارًۭا
Tsumma innii da'autuhum jihaaraa
Kemudian sesungguhnya aku telah menyeru mereka (kepada iman) dengan cara terang-terangan,
ثُمَّ إِنِّىٓ أَعْلَنتُ لَهُمْ وَأَسْرَرْتُ لَهُمْ إِسْرَارًۭا
Tsumma innii a'lantu lahum wa asrartu lahum israaraa
kemudian sesungguhnya aku (menyeru) mereka (lagi) dengan terang-terangan dan dengan diam-diam,
فَقُلْتُ ٱسْتَغْفِرُوا۟ رَبَّكُمْ إِنَّهُۥ كَانَ غَفَّارًۭا
Faqultustaghfiruu rabbakum innahuu kaana ghaffaaraa
maka aku katakan kepada mereka: 'Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun-,
يُرْسِلِ ٱلسَّمَآءَ عَلَيْكُم مِّدْرَارًۭا
Yursilis-samaa'a 'alaikum midraaraa
niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat,
وَيُمْدِدْكُم بِأَمْوَٰلٍۢ وَبَنِينَ وَيَجْعَل لَّكُمْ جَنَّٰتٍۢ وَيَجْعَل لَّكُمْ أَنْهَٰرًۭا
Wayumdidkum bi amwaalin wabaniina wayaj'al lakum jannaatin wayaj'al lakum anhaaraa
dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.
مَّا لَكُمْ لَا تَرْجُونَ لِلَّهِ وَقَارًۭا
Maa lakum laa tarjuuna lillaahi waqaaraa
Mengapa kamu tidak percaya akan kebesaran Allah?
وَقَدْ خَلَقَكُمْ أَطْوَارًا
Waqad khalaqakum athwaaraa
Padahal Dia sesungguhnya telah menciptakan kamu dalam beberapa tingkatan kejadian.
أَلَمْ تَرَوْا۟ كَيْفَ خَلَقَ ٱللَّهُ سَبْعَ سَمَٰوَٰتٍۢ طِبَاقًۭا
Alam tarau kaifa khalaqallaahu sab'a samaawaatin thibaaqaa
Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah menciptakan tujuh langit bertingkat-tingkat?
وَجَعَلَ ٱلْقَمَرَ فِيهِنَّ نُورًۭا وَجَعَلَ ٱلشَّمْسَ سِرَاجًۭا
Waja'alal-qamara fiihinna nuuran waja'alasy-syamsa siraajaa
Dan Allah menciptakan padanya bulan sebagai cahaya dan menjadikan matahari sebagai pelita?
وَٱللَّهُ أَنۢبَتَكُم مِّنَ ٱلْأَرْضِ نَبَاتًۭا
Wallaahu ambatakum minal-ardhi nabaataa
Dan Allah menumbuhkan kamu dari tanah dengan sebaik-baiknya,
ثُمَّ يُعِيدُكُمْ فِيهَا وَيُخْرِجُكُمْ إِخْرَاجًۭا
Tsumma yu'iidukum fiihaa wayukhrijukum ikhraajaa
kemudian Dia mengembalikan kamu ke dalam tanah dan mengeluarkan kamu (daripadanya pada hari kiamat) dengan sebenar-benarnya.
وَٱللَّهُ جَعَلَ لَكُمُ ٱلْأَرْضَ بِسَاطًۭا
Wallaahu ja'ala lakumul-ardha bisaathaa
Dan Allah menjadikan bumi untukmu sebagai hamparan,
لِّتَسْلُكُوا۟ مِنْهَا سُبُلًۭا فِجَاجًۭا
Litaslukuu minhaa subulan fijaajaa
supaya kamu menjalani jalan-jalan yang luas di bumi itu".
قَالَ نُوحٌۭ رَّبِّ إِنَّهُمْ عَصَوْنِى وَٱتَّبَعُوا۟ مَن لَّمْ يَزِدْهُ مَالُهُۥ وَوَلَدُهُۥٓ إِلَّا خَسَارًۭا
Qaala nuuhur rabbi innahum 'ashaunii wattaba'uu mal lam yazidhu maaluhuu wawaladuhuu illaa khasaaraa
Nuh berkata: "Ya Tuhanku, sesungguhnya mereka telah mendurhakaiku dan telah mengikuti orang-orang yang harta dan anak-anaknya tidak menambah kepadanya melainkan kerugian belaka,
وَمَكَرُوا۟ مَكْرًۭا كُبَّارًۭا
Wamakaruu makran kubbaaraa
dan melakukan tipu-daya yang amat besar".
وَقَالُوا۟ لَا تَذَرُنَّ ءَالِهَتَكُمْ وَلَا تَذَرُنَّ وَدًّۭا وَلَا سُوَاعًۭا وَلَا يَغُوثَ وَيَعُوقَ وَنَسْرًۭا
Waqaaluu laa tadzarunna aalihatakum walaa tadzarunna waddan walaa suwaa'an walaa yaghuutsa waya'uuqa wanasraa
Dan mereka berkata: "Jangan sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) tuhan-tuhan kamu dan jangan pula sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) wadd, dan jangan pula suwwa', yaghuts, ya'uq dan nasr".
وَقَدْ أَضَلُّوا۟ كَثِيرًۭا ۖ وَلَا تَزِدِ ٱلظَّٰلِمِينَ إِلَّا ضَلَٰلًۭا
Waqad adhalluu katsiiran walaa tazidizh-zhaalimiina illaa dhalaalaa
Dan sesudahnya mereka menyesatkan kebanyakan (manusia); dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kesesatan.
مِّمَّا خَطِيٓـَٰٔتِهِمْ أُغْرِقُوا۟ فَأُدْخِلُوا۟ نَارًۭا فَلَمْ يَجِدُوا۟ لَهُم مِّن دُونِ ٱللَّهِ أَنصَارًۭا
Mimmaa khathii'aatihim ughriquu fa udkhiluu naaran falam yajiduu lahum min duunillaahi anshaaraa
Disebabkan kesalahan-kesalahan mereka, mereka ditenggelamkan lalu dimasukkan ke neraka, maka mereka tidak mendapat penolong-penolong bagi mereka selain dari Allah.
وَقَالَ نُوحٌۭ رَّبِّ لَا تَذَرْ عَلَى ٱلْأَرْضِ مِنَ ٱلْكَٰفِرِينَ دَيَّارًا
Waqaala nuuhur rabbi laa tadzar 'alal-ardhi minal-kaafiriina dayyaaraa
Nuh berkata: "Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan seorangpun di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi.
إِنَّكَ إِن تَذَرْهُمْ يُضِلُّوا۟ عِبَادَكَ وَلَا يَلِدُوٓا۟ إِلَّا فَاجِرًۭا كَفَّارًۭا
Innaka in tadzarhum yudhilluu 'ibaadaka walaa yaliduu illaa faajiran kaffaaraa
Sesungguhnya jika Engkau biarkan mereka tinggal, niscaya mereka akan menyesatkan hamba-hamba-Mu, dan mereka tidak akan melahirkan selain anak yang berbuat maksiat lagi sangat kafir.
رَّبِّ ٱغْفِرْ لِى وَلِوَٰلِدَىَّ وَلِمَن دَخَلَ بَيْتِىَ مُؤْمِنًۭا وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَٰتِ وَلَا تَزِدِ ٱلظَّٰلِمِينَ إِلَّا تَبَارًۢا
Rabbighfir lii waliwaalidayya waliman dakhala baitiya mu'minan walilmu'miniina wal-mu'minaati walaa tazidizh-zhaalimiina illaa tabaaraa
Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan".