Those drawn up in Ranks · 182 ayat · Juz 23 · Meccan
وَٱلصَّٰٓفَّٰتِ صَفًّۭا
Wash-shaaffaati shaffaa
Demi (rombongan) yang ber shaf-shaf dengan sebenar-benarnya],
فَٱلزَّٰجِرَٰتِ زَجْرًۭا
Faz-zaajiraati zajraa
dan demi (rombongan) yang melarang dengan sebenar-benarnya (dari perbuatan-perbuatan maksiat),
فَٱلتَّٰلِيَٰتِ ذِكْرًا
Fat-taaliyaati dzikraa
dan demi (rombongan) yang membacakan pelajaran,
إِنَّ إِلَٰهَكُمْ لَوَٰحِدٌۭ
Inna ilaahakum lawaahid
Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Esa.
رَّبُّ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا وَرَبُّ ٱلْمَشَٰرِقِ
Rabbus-samaawaati wal-ardhi wamaa bainahumaa warabbul-masyaariq
Tuhan langit dan bumi dan apa yang berada di antara keduanya dan Tuhan tempat-tempat terbit matahari.
إِنَّا زَيَّنَّا ٱلسَّمَآءَ ٱلدُّنْيَا بِزِينَةٍ ٱلْكَوَاكِبِ
Innaa zayyannas-samaa'ad-dunyaa biziinatinil-kawaakib
Sesungguhnya Kami telah menghias langit yang terdekat dengan hiasan, yaitu bintang-bintang,
وَحِفْظًۭا مِّن كُلِّ شَيْطَٰنٍۢ مَّارِدٍۢ
Wahifzham min kulli syaithaanim maarid
dan telah memeliharanya (sebenar-benarnya) dari setiap syaitan yang sangat durhaka,
لَّا يَسَّمَّعُونَ إِلَى ٱلْمَلَإِ ٱلْأَعْلَىٰ وَيُقْذَفُونَ مِن كُلِّ جَانِبٍۢ
Laa yassamma'uuna ilal-mala'il-a'laa wayuqdzafuuna min kulli jaanib
syaitan syaitan itu tidak dapat mendengar-dengarkan (pembicaraan) para malaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru.
دُحُورًۭا ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌۭ وَاصِبٌ
Duhuuran walahum 'adzaabun waashib
Untuk mengusir mereka dan bagi mereka siksaan yang kekal,
إِلَّا مَنْ خَطِفَ ٱلْخَطْفَةَ فَأَتْبَعَهُۥ شِهَابٌۭ ثَاقِبٌۭ
Illaa man khathifal-khathfata fa atba'ahuu syihaabun tsaaqib
akan tetapi barangsiapa (di antara mereka) yang mencuri-curi (pembicaraan); maka ia dikejar oleh suluh api yang cemerlang.
فَٱسْتَفْتِهِمْ أَهُمْ أَشَدُّ خَلْقًا أَم مَّنْ خَلَقْنَآ ۚ إِنَّا خَلَقْنَٰهُم مِّن طِينٍۢ لَّازِبٍۭ
Fastaftihim ahum asyaddu khalqan am man khalaqnaa innaa khalaqnaahum min thiinil laazib
Maka tanyakanlah kepada mereka (musyrik Mekah): "Apakah mereka yang lebih kukuh kejadiannya ataukah apa yang telah Kami ciptakan itu?" Sesungguhnya Kami telah menciptakan mereka dari tanah liat.
بَلْ عَجِبْتَ وَيَسْخَرُونَ
Bal 'ajibta wayaskharuun
Bahkan kamu menjadi heran (terhadap keingkaran mereka) dan mereka menghinakan kamu.
وَإِذَا ذُكِّرُوا۟ لَا يَذْكُرُونَ
Wa idzaa dzukkiruu laa yadzkuruun
Dan apabila mereka diberi pelajaran mereka tiada mengingatnya.
وَإِذَا رَأَوْا۟ ءَايَةًۭ يَسْتَسْخِرُونَ
Wa idzaa ra'au aayatan yastaskhiruun
Dan apabila mereka melihat sesuatu tanda kebesaran Allah, mereka sangat menghinakan.
وَقَالُوٓا۟ إِنْ هَٰذَآ إِلَّا سِحْرٌۭ مُّبِينٌ
Waqaaluu in haadzaa illaa sihrum mubiin
Dan mereka berkata "Ini tiada lain hanyalah sihir yang nyata.
أَءِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًۭا وَعِظَٰمًا أَءِنَّا لَمَبْعُوثُونَ
A'idzaa mitnaa wakunnaa turaaban wa'izhaaman a'innaa lamab'uutsuun
Apakah apabila kami telah mati dan telah menjadi tanah serta menjadi tulang belulang, apakah benar-benar kami akan dibangkitkan (kembali)?
أَوَءَابَآؤُنَا ٱلْأَوَّلُونَ
Awa'aabaa'unal-awwaluun
Dan apakah bapak-bapak kami yang telah terdahulu (akan dibangkitkan pula)"?
قُلْ نَعَمْ وَأَنتُمْ دَٰخِرُونَ
Qul na'am wa antum daakhiruun
Katakanlah: "Ya, dan kamu akan terhina"
فَإِنَّمَا هِىَ زَجْرَةٌۭ وَٰحِدَةٌۭ فَإِذَا هُمْ يَنظُرُونَ
Fa innamaa hiya zajratun waahidatun fa idzaa hum yanzhuruun
Maka sesungguhnya kebangkitan itu hanya dengan satu teriakan saja; maka tiba-tiba mereka meIihatnya.
وَقَالُوا۟ يَٰوَيْلَنَا هَٰذَا يَوْمُ ٱلدِّينِ
Waqaaluu yaawailanaa haadzaa yaumud-diin
Dan mereka berkata: "Aduhai celakalah kita!" Inilah hari pembalasan.
هَٰذَا يَوْمُ ٱلْفَصْلِ ٱلَّذِى كُنتُم بِهِۦ تُكَذِّبُونَ
Haadzaa yaumul-fashlilladzii kuntum bihii tukadzdzibuun
Inilah hari keputusan yang kamu selalu mendustakannya.
۞ ٱحْشُرُوا۟ ٱلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ وَأَزْوَٰجَهُمْ وَمَا كَانُوا۟ يَعْبُدُونَ
Uhsyurulladziina zhalamuu wa azwaajahum wamaa kaanuu ya'buduun
(kepada malaikat diperintahkan): "Kumpulkanlah orang-orang yang zalim beserta teman sejawat mereka dan sembahan-sembahan yang selalu mereka sembah,
مِن دُونِ ٱللَّهِ فَٱهْدُوهُمْ إِلَىٰ صِرَٰطِ ٱلْجَحِيمِ
Min duunillaahi fahduuhum ilaa shiraathil-jahiim
selain Allah; maka tunjukkanlah kepada mereka jalan ke neraka.
وَقِفُوهُمْ ۖ إِنَّهُم مَّسْـُٔولُونَ
Waqifuuhum innahum mas'uuluun
Dan tahanlah mereka (di tempat perhentian) karena sesungguhnya mereka akan ditanya:
مَا لَكُمْ لَا تَنَاصَرُونَ
Maa lakum laa tanaasharuun
"Kenapa kamu tidak tolong menolong?"
بَلْ هُمُ ٱلْيَوْمَ مُسْتَسْلِمُونَ
Bal humul-yauma mustaslimuun
Bahkan mereka pada hari itu menyerah diri.
وَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍۢ يَتَسَآءَلُونَ
Wa aqbala ba'dhuhum 'alaa ba'dhin yatasaa'aluun
Sebahagian dan mereka menghadap kepada sebahagian yang lain berbantah-bantahan.
قَالُوٓا۟ إِنَّكُمْ كُنتُمْ تَأْتُونَنَا عَنِ ٱلْيَمِينِ
Qaaluu innakum kuntum ta'tuunanaa 'anil-yamiin
Pengikut-pengikut mereka berkata (kepada pemimpin-pemimpin mereka): "Sesungguhnya kamulah yang datang kepada kami dan kanan.
قَالُوا۟ بَل لَّمْ تَكُونُوا۟ مُؤْمِنِينَ
Qaaluu bal lam takuunuu mu'miniin
Pemimpin-pemimpin mereka menjawab: "Sebenarnya kamulah yang tidak beriman".
وَمَا كَانَ لَنَا عَلَيْكُم مِّن سُلْطَٰنٍۭ ۖ بَلْ كُنتُمْ قَوْمًۭا طَٰغِينَ
Wamaa kaana lanaa 'alaikum min sulthaamim bal kuntum qauman thaaghiin
Dan sekali-kali kami tidak berkuasa terhadapmu, bahkan kamulah kaum yang melampaui batas.
فَحَقَّ عَلَيْنَا قَوْلُ رَبِّنَآ ۖ إِنَّا لَذَآئِقُونَ
Fahaqqa 'alainaa qaulu rabbinaa innaa ladzaa'iquun
Maka pastilah putusan (azab) Tuhan kita menimpa atas kita; sesungguhnya kita akan merasakan (azab itu).
فَأَغْوَيْنَٰكُمْ إِنَّا كُنَّا غَٰوِينَ
Fa aghwainaakum innaa kunnaa ghaawiin
Maka kami telah menyesatkan kamu, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang sesat.
فَإِنَّهُمْ يَوْمَئِذٍۢ فِى ٱلْعَذَابِ مُشْتَرِكُونَ
Fa innahum yauma'idzin fil-'adzaabi musytarikuun
Maka sesungguhnya mereka pada hari itu bersama-sama dalam azab.
إِنَّا كَذَٰلِكَ نَفْعَلُ بِٱلْمُجْرِمِينَ
Innaa kadzaalika naf'alu bil-mujrimiin
Sesungguhnya demikianlah Kami berbuat terhadap orang-orang yang berbuat jahat.
إِنَّهُمْ كَانُوٓا۟ إِذَا قِيلَ لَهُمْ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا ٱللَّهُ يَسْتَكْبِرُونَ
Innahum kaanuu idzaa qiila lahum laa ilaaha illallaahu yastakbiruun
Sesungguhnya mereka dahulu apabila dikatakan kepada mereka: "Laa ilaaha illallah" (Tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah) mereka menyombongkan diri,
وَيَقُولُونَ أَئِنَّا لَتَارِكُوٓا۟ ءَالِهَتِنَا لِشَاعِرٍۢ مَّجْنُونٍۭ
Wayaquuluuna a'innaa lataarikuu aalihatinaa lisyaa'irim majnuun
dan mereka berkata: "Apakah sesungguhnya kami harus meninggalkan sembahan-sembahan kami karena seorang penyair gila?"
بَلْ جَآءَ بِٱلْحَقِّ وَصَدَّقَ ٱلْمُرْسَلِينَ
Bal jaa'a bil-haqqi washaddaqal-mursaliin
Sebenarnya dia (Muhammad) telah datang membawa kebenaran dan membenarkan rasul-rasul (sebelumnya).
إِنَّكُمْ لَذَآئِقُوا۟ ٱلْعَذَابِ ٱلْأَلِيمِ
Innakum ladzaa'iqul-'adzaabil-aliim
Sesungguhnya kamu pasti akan merasakan azab yang pedih.
وَمَا تُجْزَوْنَ إِلَّا مَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ
Wamaa tujzauna illaa maa kuntum ta'maluun
Dan kamu tidak diberi pembalasan melainkan terhadap kejahatan yang telah kamu kerjakan,
إِلَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلْمُخْلَصِينَ
Illaa 'ibaadallaahil-mukhlashiin
tetapi hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa).
Showing 40 of 182 ayat