Taa-Haa · 135 ayat · Juz 16 · Meccan
طه
Thaa Haa
Thaahaa.
مَآ أَنزَلْنَا عَلَيْكَ ٱلْقُرْءَانَ لِتَشْقَىٰٓ
Maa anzalnaa 'alaikal-qur'aana litasyqaa
Kami tidak menurunkan Al Quran ini kepadamu agar kamu menjadi susah;
إِلَّا تَذْكِرَةًۭ لِّمَن يَخْشَىٰ
Illaa tadzkiratal liman yakhsyaa
tetapi sebagai peringatan bagi orang yang takut (kepada Allah),
تَنزِيلًۭا مِّمَّنْ خَلَقَ ٱلْأَرْضَ وَٱلسَّمَٰوَٰتِ ٱلْعُلَى
Tanziilam mimman khalaqal-ardha was-samaawaatil-'ulaa
yaitu diturunkan dari Allah yang menciptakan bumi dan langit yang tinggi.
ٱلرَّحْمَٰنُ عَلَى ٱلْعَرْشِ ٱسْتَوَىٰ
Ar-rahmaanu 'alal-'arsyistawaa
(Yaitu) Tuhan Yang Maha Pemurah. Yang bersemayam di atas 'Arsy.
لَهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا وَمَا تَحْتَ ٱلثَّرَىٰ
Lahuu maa fis-samaawaati wamaa fil-ardhi wamaa bainahumaa wamaa tahtats-tsaraa
Kepunyaan-Nya-lah semua yang ada di langit, semua yang di bumi, semua yang di antara keduanya dan semua yang di bawah tanah.
وَإِن تَجْهَرْ بِٱلْقَوْلِ فَإِنَّهُۥ يَعْلَمُ ٱلسِّرَّ وَأَخْفَى
Wa in tajhar bil-qauli fa innahuu ya'lamus-sirra wa akhfaa
Dan jika kamu mengeraskan ucapanmu, maka sesungguhnya Dia mengetahui rahasia dan yang lebih tersembunyi.
ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ لَهُ ٱلْأَسْمَآءُ ٱلْحُسْنَىٰ
Allaahu laa ilaaha illaa huwa lahul-asmaa'ul-husnaa
Dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Dia mempunyai al asmaaul husna (nama-nama yang baik),
وَهَلْ أَتَىٰكَ حَدِيثُ مُوسَىٰٓ
Wahal ataaka hadiitsu muusaa
Apakah telah sampai kepadamu kisah Musa?
إِذْ رَءَا نَارًۭا فَقَالَ لِأَهْلِهِ ٱمْكُثُوٓا۟ إِنِّىٓ ءَانَسْتُ نَارًۭا لَّعَلِّىٓ ءَاتِيكُم مِّنْهَا بِقَبَسٍ أَوْ أَجِدُ عَلَى ٱلنَّارِ هُدًۭى
Idz ra'aa naaran faqaala li ahlihimkutsuu innii aanastu naaral la'allii aatiikum minhaa biqabasin au ajidu 'alan-naari hudaa
Ketika ia melihat api, lalu berkatalah ia kepada keluarganya: "Tinggallah kamu (di sini), sesungguhnya aku melihat api, mudah-mudahan aku dapat membawa sedikit daripadanya kepadamu atau aku akan mendapat petunjuk di tempat api itu".
فَلَمَّآ أَتَىٰهَا نُودِىَ يَٰمُوسَىٰٓ
Falammaa ataahaa nuudiya yaamuusaa
Maka ketika ia datang ke tempat api itu ia dipanggil: "Hai Musa.
إِنِّىٓ أَنَا۠ رَبُّكَ فَٱخْلَعْ نَعْلَيْكَ ۖ إِنَّكَ بِٱلْوَادِ ٱلْمُقَدَّسِ طُوًۭى
Innii ana rabbuka fakhla' na'laika innaka bil-waadil-muqaddasi thuwaa
Sesungguhnya Aku inilah Tuhanmu, maka tanggalkanlah kedua terompahmu; sesungguhnya kamu berada dilembah yang suci, Thuwa.
وَأَنَا ٱخْتَرْتُكَ فَٱسْتَمِعْ لِمَا يُوحَىٰٓ
Wa anakhtartuka fastami' limaa yuuhaa
Dan Aku telah memilih kamu, maka dengarkanlah apa yang akan diwahyukan (kepadamu).
إِنَّنِىٓ أَنَا ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّآ أَنَا۠ فَٱعْبُدْنِى وَأَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ لِذِكْرِىٓ
Innanii anallaahu laa ilaaha illaa ana fa'budnii wa aqimish-shalaata lidzikrii
Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.
إِنَّ ٱلسَّاعَةَ ءَاتِيَةٌ أَكَادُ أُخْفِيهَا لِتُجْزَىٰ كُلُّ نَفْسٍۭ بِمَا تَسْعَىٰ
Innas-saa'ata aatiyatun akaadu ukhfiihaa litujzaa kullu nafsim bimaa tas'aa
Segungguhnya hari kiamat itu akan datang Aku merahasiakan (waktunya) agar supaya tiap-tiap diri itu dibalas dengan apa yang ia usahakan.
فَلَا يَصُدَّنَّكَ عَنْهَا مَن لَّا يُؤْمِنُ بِهَا وَٱتَّبَعَ هَوَىٰهُ فَتَرْدَىٰ
Falaa yashuddannaka 'anhaa mal laa yu'minu bihaa wattaba'a hawaahu fatardaa
Maka sekali-kali janganlah kamu dipalingkan daripadanya oleh orang yang tidak beriman kepadanya dan oleh orang yang mengikuti hawa nafsunya, yang menyebabkan kamu jadi binasa".
وَمَا تِلْكَ بِيَمِينِكَ يَٰمُوسَىٰ
Wamaa tilka biyamiinika yaamuusaa
Apakah itu yang di tangan kananmu, hai Musa?
قَالَ هِىَ عَصَاىَ أَتَوَكَّؤُا۟ عَلَيْهَا وَأَهُشُّ بِهَا عَلَىٰ غَنَمِى وَلِىَ فِيهَا مَـَٔارِبُ أُخْرَىٰ
Qaala hiya 'ashaaya atawakka'u 'alaihaa wa ahusysyu bihaa 'alaa ghanamii waliya fiihaa ma'aaribu ukhraa
Berkata Musa: "Ini adalah tongkatku, aku bertelekan padanya, dan aku pukul (daun) dengannya untuk kambingku, dan bagiku ada lagi keperluan yang lain padanya".
قَالَ أَلْقِهَا يَٰمُوسَىٰ
Qaala alqihaa yaamuusaa
Allah berfirman: "Lemparkanlah ia, hai Musa!"
فَأَلْقَىٰهَا فَإِذَا هِىَ حَيَّةٌۭ تَسْعَىٰ
Fa alqaahaa fa idzaa hiya hayyatun tas'aa
Lalu dilemparkannyalah tongkat itu, maka tiba-tiba ia menjadi seekor ular yang merayap dengan cepat.
قَالَ خُذْهَا وَلَا تَخَفْ ۖ سَنُعِيدُهَا سِيرَتَهَا ٱلْأُولَىٰ
Qaala khudzhaa walaa takhaf sanu'iiduhaa siiratahal-uulaa
Allah berfirman: "Peganglah ia dan jangan takut, Kami akan mengembalikannya kepada keadaannya semula,
وَٱضْمُمْ يَدَكَ إِلَىٰ جَنَاحِكَ تَخْرُجْ بَيْضَآءَ مِنْ غَيْرِ سُوٓءٍ ءَايَةً أُخْرَىٰ
Wadhmum yadaka ilaa janaahika takhruj baidhaa'a min ghairi suu'in aayatan ukhraa
dan kepitkanlah tanganmu ke ketiakmu, niscaya ia ke luar menjadi putih cemerlang tanpa cacad, sebagai mukjizat yang lain (pula),
لِنُرِيَكَ مِنْ ءَايَٰتِنَا ٱلْكُبْرَى
Linuriyaka min aayaatinal-kubraa
untuk Kami perlihatkan kepadamu sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Kami yang sangat besar,
ٱذْهَبْ إِلَىٰ فِرْعَوْنَ إِنَّهُۥ طَغَىٰ
Idzhab ilaa fir'auna innahuu thaghaa
Pergilah kepada Fir'aun; sesungguhnya ia telah melampaui batas".
قَالَ رَبِّ ٱشْرَحْ لِى صَدْرِى
Qaala rabbisyrah lii shadrii
Berkata Musa: "Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku,
وَيَسِّرْ لِىٓ أَمْرِى
Wayassir lii amrii
dan mudahkanlah untukku urusanku,
وَٱحْلُلْ عُقْدَةًۭ مِّن لِّسَانِى
Wahlul 'uqdatam mil lisaanii
dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku,
يَفْقَهُوا۟ قَوْلِى
Yafqahuu qaulii
supaya mereka mengerti perkataanku,
وَٱجْعَل لِّى وَزِيرًۭا مِّنْ أَهْلِى
Waj'al lii waziiram min ahlii
dan jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku,
هَٰرُونَ أَخِى
Haaruuna akhii
(yaitu) Harun, saudaraku,
ٱشْدُدْ بِهِۦٓ أَزْرِى
Usydud bihii azrii
teguhkanlah dengan dia kekuatanku,
وَأَشْرِكْهُ فِىٓ أَمْرِى
Wa asyrikhu fii amrii
dan jadikankanlah dia sekutu dalam urusanku,
كَىْ نُسَبِّحَكَ كَثِيرًۭا
Kai nusabbihaka katsiiraa
supaya kami banyak bertasbih kepada Engkau,
وَنَذْكُرَكَ كَثِيرًا
Wanadzkuraka katsiiraa
dan banyak mengingat Engkau.
إِنَّكَ كُنتَ بِنَا بَصِيرًۭا
Innaka kunta binaa bashiiraa
Sesungguhnya Engkau adalah Maha Melihat (keadaan) kami".
قَالَ قَدْ أُوتِيتَ سُؤْلَكَ يَٰمُوسَىٰ
Qaala qad uutiita su'laka yaamuusaa
Allah berfirman: "Sesungguhnya telah diperkenankan permintaanmu, hai Musa".
وَلَقَدْ مَنَنَّا عَلَيْكَ مَرَّةً أُخْرَىٰٓ
Walaqad manannaa 'alaika marratan ukhraa
Dan sesungguhnya Kami telah memberi nikmat kepadamu pada kali yang lain,
إِذْ أَوْحَيْنَآ إِلَىٰٓ أُمِّكَ مَا يُوحَىٰٓ
Idz auhainaa ilaa ummika maa yuuhaa
yaitu ketika Kami mengilhamkan kepada ibumu suatu yang diilhamkan,
أَنِ ٱقْذِفِيهِ فِى ٱلتَّابُوتِ فَٱقْذِفِيهِ فِى ٱلْيَمِّ فَلْيُلْقِهِ ٱلْيَمُّ بِٱلسَّاحِلِ يَأْخُذْهُ عَدُوٌّۭ لِّى وَعَدُوٌّۭ لَّهُۥ ۚ وَأَلْقَيْتُ عَلَيْكَ مَحَبَّةًۭ مِّنِّى وَلِتُصْنَعَ عَلَىٰ عَيْنِىٓ
Aniqdzifiihi fit-taabuuti faqdzifiihi fil-yammi falyulqihil-yammu bis-saahili ya'khudzhu 'aduwwul lii wa'aduwwul lahuu wa alqaitu 'alaika mahabbatam minnii walitushna'a 'alaa 'ainii
Yaitu: "Letakkanlah ia (Musa) didalam peti, kemudian lemparkanlah ia ke sungai (Nil), maka pasti sungai itu membawanya ke tepi, supaya diambil oleh (Fir'aun) musuh-Ku dan musuhnya. Dan Aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang yang datang dari-Ku; dan supaya kamu diasuh di bawah pengawasan-Ku,
إِذْ تَمْشِىٓ أُخْتُكَ فَتَقُولُ هَلْ أَدُلُّكُمْ عَلَىٰ مَن يَكْفُلُهُۥ ۖ فَرَجَعْنَٰكَ إِلَىٰٓ أُمِّكَ كَىْ تَقَرَّ عَيْنُهَا وَلَا تَحْزَنَ ۚ وَقَتَلْتَ نَفْسًۭا فَنَجَّيْنَٰكَ مِنَ ٱلْغَمِّ وَفَتَنَّٰكَ فُتُونًۭا ۚ فَلَبِثْتَ سِنِينَ فِىٓ أَهْلِ مَدْيَنَ ثُمَّ جِئْتَ عَلَىٰ قَدَرٍۢ يَٰمُوسَىٰ
Idz tamsyii ukhtuka fataquulu hal adullukum 'alaa man yakfuluhuu faraja'naaka ilaa ummika kai taqarra 'ainuhaa walaa tahzana waqatalta nafsan fanajjainaaka minal-ghammi wafatannaaka futuunan falabitsta siniina fii ahli madyana tsumma ji'ta 'alaa qadarin yaamuusaa
(yaitu) ketika saudaramu yang perempuan berjalan, lalu ia berkata kepada (keluarga Fir'aun): "Bolehkah saya menunjukkan kepadamu orang yang akan memeliharanya?" Maka Kami mengembalikanmu kepada ibumu, agar senang hatinya dan tidak berduka cita. Dan kamu pernah membunuh seorang manusia, lalu Kami selamatkan kamu dari kesusahan dan Kami telah mencobamu dengan beberapa cobaan; maka kamu tinggal beberapa tahun diantara penduduk Madyan, kemudian kamu datang menurut waktu yang ditetapkan hai Musa,
Showing 40 of 135 ayat